ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺤﺴﻦ ﺍﻟﺒﺼﺮﻱ ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ : ﻭﻗﻔﺖُ ﻋﻠﻰ ﺑﺰّﺍﺯ ﺑﻤﻜﺔ ﺃﺷﺘﺮﻱ ﻣﻨﻪ ﺛﻮﺑﺎً، ﻓﺠﻌﻞ ﻳﻤﺪﺡ ﻭﻳﺤﻠﻒ، ﻓﺘﺮﻛﺘﻪ ﻭﻗﻠﺖُ : ﻻ ﻳﻨﺒﻐﻲ ﺍﻟﺸﺮﺍﺀ ﻣﻦ ﻣﺜﻠﻪ، ﻭﺍﺷﺘﺮﻳﺖُ ﻣﻦ ﻏﻴﺮﻩ
ﺛﻢ ﺣﺠﺠﺖُ ﺑﻌﺪ ﺫﻟﻚ ﺑﺴﻨﺘﻴﻦ، ﻓﻮﻗﻔﺖُ ﻋﻠﻴﻪ، ﻓﻠﻢ ﺃﺳﻤﻌﻪ ﻳﻤﺪﺡ ﻭﻻ ﻳﺤﻠﻒ، ﻓﻘﻠﺖُ ﻟﻪ : ﺃﻟﺴﺖَ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﺍﻟﺬﻱ ﻭﻗﻔﺖُ ﻋﻠﻴﻪ ﻣﻨﺬ ﺳﻨﻮﺍﺕ ؟
ﻗﺎﻝ : ﻧﻌﻢ
ﻗﻠﺖُ ﻟﻪ : ﻭﺃﻱّ ﺷﻲﺀٍ ﺃﺧﺮﺟﻚ ﺇﻟﻰ ﻣﺎ ﺃﺭﻯ ؟ ﻣﺎ ﺃﺭﺍﻙ ﺗﻤﺪﺡ ﻭﻻ ﺗﺤﻠﻒ ! ﻗﺎﻝ : ﻛﺎﻧﺖ ﻟﻲ ﺍﻣﺮﺃﺓ؛ ﺇﻥ ﺟﺌﺘﻬﺎ ﺑﻘﻠﻴﻞ ﻧَﺰَﺭَﺗﻪ، ﻭﺇﻥ ﺟﺌﺘﻬﺎ ﺑﻜﺜﻴﺮ ﻗﻠّﻠﺘﻪ، (ﺛﻢ ﺃﻣﺎﺗﻬﺎ ﺍﻟﻠﻪ)، ﻓﺘﺰﻭّﺟﺖُ ﺍﻣﺮﺃﺓً ﺑﻌﺪﻫﺎ، ﻓﺈﺫﺍ ﺃﺭﺩﺕُ ﺍﻟﻐُﺪُﻭَّ ﺇﻟﻰ ﺍﻟﺴﻮﻕ، ﺃﺧﺬﺕ ﺑﻤﺠﺎﻣﻊ ﺛﻴﺎﺑﻲ ﺛﻢ ﻗﺎﻟﺖ : ﻳﺎ ﻓﻼﻥ ! ﺍﺗَّﻖِ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻻ ﺗﻄﻌﻤﻨﺎ ﺇﻻّ ﻃﻴّﺒﺎً، ﺇﻥ ﺟﺌﺘﻨﺎ ﺑﻘﻠﻴﻞٍ ﻛﺜّﺮﻧﺎﻩ، ﻭﺇﻥ ﻟﻢ ﺗﺄﺗﻨﺎ ﺑﺸﻲﺀٍ ﺃﻋﻨّﺎﻙ ﺑﻤﻐﺰﻟﻨﺎ
ﺍﻟﻤﺼﺪﺭ : " ﺍﻟﻤﺠﺎﻟﺴﺔ ﻭﺟﻮﺍﻫﺮ ﺍﻟﻌﻠﻢ " ( 2091 ) لأبي بكر ﺃﺣﻤﺪ ﺑﻦ ﻣﺮﻭﺍﻥ ﺍﻟﺪﻳﻨﻮﺭﻱ ﺍﻟﻤﺎﻟﻜﻲ
ﺛﻢ ﺣﺠﺠﺖُ ﺑﻌﺪ ﺫﻟﻚ ﺑﺴﻨﺘﻴﻦ، ﻓﻮﻗﻔﺖُ ﻋﻠﻴﻪ، ﻓﻠﻢ ﺃﺳﻤﻌﻪ ﻳﻤﺪﺡ ﻭﻻ ﻳﺤﻠﻒ، ﻓﻘﻠﺖُ ﻟﻪ : ﺃﻟﺴﺖَ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﺍﻟﺬﻱ ﻭﻗﻔﺖُ ﻋﻠﻴﻪ ﻣﻨﺬ ﺳﻨﻮﺍﺕ ؟
ﻗﺎﻝ : ﻧﻌﻢ
ﻗﻠﺖُ ﻟﻪ : ﻭﺃﻱّ ﺷﻲﺀٍ ﺃﺧﺮﺟﻚ ﺇﻟﻰ ﻣﺎ ﺃﺭﻯ ؟ ﻣﺎ ﺃﺭﺍﻙ ﺗﻤﺪﺡ ﻭﻻ ﺗﺤﻠﻒ ! ﻗﺎﻝ : ﻛﺎﻧﺖ ﻟﻲ ﺍﻣﺮﺃﺓ؛ ﺇﻥ ﺟﺌﺘﻬﺎ ﺑﻘﻠﻴﻞ ﻧَﺰَﺭَﺗﻪ، ﻭﺇﻥ ﺟﺌﺘﻬﺎ ﺑﻜﺜﻴﺮ ﻗﻠّﻠﺘﻪ، (ﺛﻢ ﺃﻣﺎﺗﻬﺎ ﺍﻟﻠﻪ)، ﻓﺘﺰﻭّﺟﺖُ ﺍﻣﺮﺃﺓً ﺑﻌﺪﻫﺎ، ﻓﺈﺫﺍ ﺃﺭﺩﺕُ ﺍﻟﻐُﺪُﻭَّ ﺇﻟﻰ ﺍﻟﺴﻮﻕ، ﺃﺧﺬﺕ ﺑﻤﺠﺎﻣﻊ ﺛﻴﺎﺑﻲ ﺛﻢ ﻗﺎﻟﺖ : ﻳﺎ ﻓﻼﻥ ! ﺍﺗَّﻖِ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻻ ﺗﻄﻌﻤﻨﺎ ﺇﻻّ ﻃﻴّﺒﺎً، ﺇﻥ ﺟﺌﺘﻨﺎ ﺑﻘﻠﻴﻞٍ ﻛﺜّﺮﻧﺎﻩ، ﻭﺇﻥ ﻟﻢ ﺗﺄﺗﻨﺎ ﺑﺸﻲﺀٍ ﺃﻋﻨّﺎﻙ ﺑﻤﻐﺰﻟﻨﺎ
ﺍﻟﻤﺼﺪﺭ : " ﺍﻟﻤﺠﺎﻟﺴﺔ ﻭﺟﻮﺍﻫﺮ ﺍﻟﻌﻠﻢ " ( 2091 ) لأبي بكر ﺃﺣﻤﺪ ﺑﻦ ﻣﺮﻭﺍﻥ ﺍﻟﺪﻳﻨﻮﺭﻱ ﺍﻟﻤﺎﻟﻜﻲ
Hasan al- Bashri Rahimahullah berkata :
"Aku pernah datang kepada seorang pedagang kain di Makkah untuk membeli baju, si pedagangpun memuji-muji dagangannya dan bersumpah, maka akupun meninggalkannya dan aku katakan tidaklah layak(bagiku) membeli dari orang semacam itu , akhirnya akupun membeli dari baju pedagang lain."
Dua tahun setelah kejadian tersebut akupun menunaikan ibadah haji dan aku bertemu kembali dengan orang itu, namun aku tidak lagi mendengarnya memuji-muji dagangannya dan bersumpah.
Akupun bertanya kepadanya: “bukankah engkau orang yang pernah berjumpa denganku beberapa tahun lalu?”
Ia menjawab : "Iya benar"
Aku bertanya lagi: "Apa yang membuatmu berubah seperti sekarang ?, Aku tidak lagi melihatmu memuji- muji dagangan dan banyak bersumpah!"
Ia pun bercerita: "Dulu aku mempunyai istri yang jika aku datang kepadanya dengan sedikit rizki , ia meremehkannya dan jika aku datang dengan banyak rizki maka ia menganggapnya sedikit. Lalu Allah mewafatkannya. Kemudian akupun menikah lagi dengan seorang wanita .
(Istriku yang sekarang) Jika aku hendak pergi ke pasar, ia memegang bajuku lalu berkata: "Wahai suamiku, bertaqwalah kepada Allah, jangan beri aku makan kecuali dengan rizki yang baik/halal. Jika engkau datang dengan sedikit rizki , aku akan menganggapnya banyak, dan jika engkau tidak mendapatkan apa-apa maka aku akan membantu(usaha)mu dengan memintal kain. "
Sumber: al-Mujaalasah wa Jawaahirul Ilmi no. 2091, karya Syaikh Abu Bakar Ahmad Bin Marwan ad-Diinawari al-Maaliki
* Pangkalan Kerinci 18/03/2014

Tidak ada komentar:
Posting Komentar