ﺇِﻥَّ
ﺍﻟْﻌَﺒْﺪَ ﺇِﺫَﺍ ﺃَﺧْﻄَﺄَ ﺧَﻄِﻴﺌَﺔً ﻧُﻜِﺘَﺖْ ﻓِﻰ ﻗَﻠْﺒِﻪِ ﻧُﻜْﺘَﺔٌ
ﺳَﻮْﺩَﺍﺀُ ﻓَﺈِﺫَﺍ ﻫُﻮَ ﻧَﺰَﻉَ ﻭَﺍﺳْﺘَﻐْﻔَﺮَ ﻭَﺗَﺎﺏَ ﺳُﻘِﻞَ ﻗَﻠْﺒُﻪُ
ﻭَﺇِﻥْ ﻋَﺎﺩَ ﺯِﻳﺪَ ﻓِﻴﻬَﺎ ﺣَﺘَّﻰ ﺗَﻌْﻠُﻮَ ﻗَﻠْﺒَﻪُ
“Seorang hamba apabila melakukan suatu kesalahan, maka timbullah sebuah titik hitam pada hatinya. Apabila ia meninggalkannya, meminta ampun dan bertaubat, maka hatinya akan dibersihkan. Jika ia
kembali berbuat dosa maka ditambahkan titik hitam tersebut hingga
menutupi hatinya." (HR. Tirmidzi:3334, Ibnu Majah: 4244)Rasulullah Shalallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda tentang asal-usul Hajar Aswad:
ﻧَﺰَﻝَ ﺍﻟْﺤَﺠَﺮُ ﺍﻷَﺳْﻮَﺩُ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ ﻭَﻫُﻮَ ﺃَﺷَﺪُّ ﺑَﻴَﺎﺿًﺎ ﻣِﻦَ اﻟﻠَّﺒَﻦِ ﻓَﺴَﻮَّﺩَﺗْﻪُ ﺧَﻄَﺎﻳَﺎ ﺑَﻨِﻰ ﺁﺩَﻡَ
“Hajar aswad turun dari surga dalam keadaan sangat putih melebihi putihnya susu. Kesalahan-kesalIbnu Abbas Radhiyallahu 'Anhuma berkata:
إﻥ ﻟﻠﺴﻴﺌﺔ ﺳﻮﺍﺩﺍً ﻓﻲ ﺍﻟﻮﺟﻪ ﻭﻇﻠﻤﺔ ﻓﻲ ﺍﻟﻘﻠﺐ ﻭﻭﻫﻨﺎً ﻭﻧﻘﺼﺎً ﻓﻲ ﺍﻟﺮﺯﻕ ﻭﺑﻐﻀﺔ ﻓﻲ ﻗﻠﻮﺏ ﺍﻟﺨﻠﻖ
"Kejelekan (Maksiat) akan menimbulkan hitamnya wajah, gelapnya hati,
lemahnya badan, berkurangnya rizki, dan kebencian di hati makhluk."
(Raudhatul Muhibbin:441).Ketika menafsirkan surat Ali Imran ayat:106 Ibnu 'Abbas Radhiyallahu 'Anhuma berkata:
ﺗﺒﻴﺾ ﻭﺟﻮﻩ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺴﻨﺔ ﻭﺗﺴﻮﺩ ﻭﺟﻮﻩ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺒﺪﻋﺔ
“Mereka yang putih wajahnya adalah Ahlus sunnah, adapun orang yang
hitam wajahnya mereka adalah Ahlul Bid’ah.”( Tafsiir al-Qur'anil 'Adziim
I/419).Maka relakah engkau menghitamkan wajah, hati, kehidupan dan jejak hidupmu ???
Semoga kita diberi taufiq oleh Allah untuk sentiasa dalam keta'atan dan dijauhkan dari dosa dan kemaksiatan
Pangkalan Kerinci, 29 Jumadal Ulaa 1435H/03-2014.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar