Minggu, 01 Juni 2014

Biarkan Ahlinya Yang Berbicara (Menanggapi Virus MERS)

Allah Ta’ala berfirman:

وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا
“ Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semua akan dimintai pertanggungjawabannya " (al-Isra:36)

Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:


يَكْرَهُ لَكُمْ قِيلَ وَقَالَ 
“Allah membenci kalian dari mengatakan sesuatu yang tidak jelas sumbernya (katanya/qiila wa qoola).” (HR. Muslim no.1715).

Beliau Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam juga bersabda:


كفى بالمرء كذبا أن يحدث بكل ما سمع
“Cukup seseorang dikatakan sebagai pendusta apabila ia menceritakan segala yang ia dengar .” (HR. Muslim no.7)

Hal ini juga berlaku pada berita kasus virus MERS yang diakhir-akhir ini telah membingungkan banyak kaum muslimin. Daripada ikut-ikutan memprovokasi, mengatakan bahwa itu adalah berita dari orang fasik, konspirasi, kedustaan, jualan vaksin, mencari keuntungan dsb, lebih baik kita tahan lisan dan tulisan kita dari menyebarkan sesuatu yang tidak jelas seperti itu. Apalagi
Wizaaratus Shihhah/ Ministry of Health KSA pun membenarkan akan bahayanya virus tersebut walaupun mereka mengakui masih terus mempelajarinya.

Ingatlah firman Allah Ta’ala:


وَكُلُّ صَغِيرٍ وَكَبِيرٍ مُسْتَطَرٌ
“Dan segala (urusan) yang kecil maupun yang besar adalah tertulis.” (al-Qamar:53)

=-=-

Pangkalan Kerinci 12 Rajab 1435H

Tidak ada komentar:

Posting Komentar